Berebut Pasar B.A.B = Vitacharm vs Activia, Vegeta? Yakult? (21.05.08)

Berebut Pasar B.A.B = Vitacharm vs Activia, Vegeta? Yakult?

 

Masih fresh dimana sekitar 2 bulan (maret) lalu kita via milis Marketing Club membahas ttg Activia yang masuk ke positioning sebagai memperlancar BAB, Untuk Yoghurt, Positioning ini mejadi Blue Ocean..hehehhe.

 

Anyway, setelah vitacharm yang baru-baru ini mengganti komunikasinya menjadi ikut memperlancar BAB, Kompetisi di dunia BAB kini menjadi semakin rame. Yap, Setelah Vegeta dengan seratnya kini Yoghurt menjadi penantang baru yang cukup kuat dalam kategori ini. Kalo mau ditilik secara makro, pemain dalam Kategori BAB ini ternyata menjadi lintas Produk Category.

 

Mulai dari Obat, Jamu, Larutan Penyegar, Larutan Serat hingga Yoghurt. Range Harga dari 2000an hingga 3000an. Dari Perusahaan skala kecil hingga skala International.

 

Pertanyaannya adalah seberapa besar Volume dari Category BAB ini? Dan apakah Category BAB ini menjanjikan pertumbuhan secara vertical (ke New Market) atau Horizontal (peningkatan usage) atau malah dua-dua nya?

 

Nah, Jika beramai-ramai pada pindah ke BAB, maka trus gimana nasib si Yakult? Menang sendirian dong hehehehhe atau malah kegilas karena Positioningnya hanya soal jumlah kandungan bakteri didalam yoghurtnya aja?

 

Hmmm….

Ini jadi salah satu Kategori yang diserbu dengan berbagai category product.. setelah Minuman berkarbonasi vs Teh vs air Mineral

 

Berebut Pasar B.A.B = Vitacharm vs Activia, Vegeta? Yakult?

Diterbitkan di:  on Juli 15, 2008 at 6:18 pm Tanggapan (5)
Tags: , , , , , , , ,

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://ronaldsipahutar.wordpress.com/2008/07/15/berebut-pasar-bab-vitacharm-vs-activia-vegeta-yakult-210508/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

5 Tanggapan Leave a comment.

  1. Menurut saya, Yakult masih punya konsumen setia dan masih punya distribusi yang bagus dengan “yakult ladies” nya.
    Hasil survey kecil-kecilan yang saya lakukan mengenai jenis yogurt di jakarta dan bandung menempatkan Yakult sebagai brand yang paling dikenal oleh konsumen… Menurut saya Yakult telah sukses mengedukasi konsumennya.

    Tolong sharingnya ya pak.. Soalnya tugas saya di kampus juga tentang topik ini.

  2. Yakult tidak tergilas, karena justru produk ini sudah lebih dulu ada dibanding produk-produk yang lain. Dan salah satu manfaat dari mengkonsumsi Yakult secara rutin adalah “membantu menjaga kesehatan pencernaan” dan itu diperoleh dari keunggulan bakterinya.

  3. Benar, memang Yakult masih mempunyai positioning yang kuat untuk minuman kesehatan. Tapi menurut teori Marketing Warfare, market leader tidak boleh berdiam diri ketika musuhnya aktif offensif. Apalagi musuhnya ada 2 (VitaCharm dan Activia). Bersiap2lah bernasib sama seperti Lipovitan (yang tergilas oleh Kratingdaeng) atau sikat gigi manful (yang tergilas oleh Formula).

    Mengenai pasar BAB, dulu memang dipegang oleh Vegeta. Tapi karena produk ini pernah diisukan tidak bagus, membuat konsumen tidak punya pilihan lain selain minum obat pencahar.
    Yogurt merupakan alternatif yang sangat bagus dan tidak mempunyai efek samping. (Sampai sekarang saya search di internet, tidak ada sedikitpun efek buruk yang ditimbulkan dari Yogurt ataupun minuman probiotik.)

    Apalagi dengan banyak berita yang menyebarkan efek buruk jika kita tidak bisa BAB (dari konstipasi, gangguan kulit sampai kanker usus besar) maka kebutuhan market akan semakin besar terhadap produk yang bisa memberikan solusi BAB.

    Jadi menurut saya, market BAB ini sangat besar potensinya. Terima kasih.

  4. yakult? saya minum dua…hehe

  5. soal mutu produk saya kurang begitu paham, tp soal strategi marketing yang langsung dari produksi ke kansumen melalui tahap-tahap edukasi para perantaranya (sales)yang sangat inten maka saysa yakin yakult tidak akan mudah tersaingi.


Leave a Comment